Ozil Panen Kritikan, Joachim Loew Pasang Badan

Ozil Panen Kritikan, Joachim Loew Pasang Badan


Situs Judi Terbaik-Pelatih Timnas Jerman, Joachim Loew membela anak asuhnya Mesut Ozil berasal dari kritikan. Loew menyebut bukan hanya Ozil yang bermain buruk terhadap laga itu, melainkan banyak pemain yang juga bertanggung jawab atas kekalahan timnya.

Kemarin malam Jerman menelan sebuah pil pahit. Mereka harus pulang lebih dahulu berasal dari Piala Dunia 2018 sesudah mereka tumbang berasal dari Korea Selatan bersama dengan skor 2-0.

Harus Ambil Resiko


Pada laga itu, Ozil jadi pemain yang paling banyak menerima kritikan. Sang playmaker disebut tidak bermain bersama dengan gairah yang tepat dan kerap mengakibatkan kesalahan sehingga timnya gagal mencetak gol.

Namun Loew menilai kekalahan timnya itu bukan tidak benar Ozil semata. "Hari ini kami harus mengakibatkan sebagian pergantian sebab hukuman larangan pertandingan dan juga cedera," ujarnya seperti yang dilansir Goal International
Loew sendiri menyebut kekalahan timnya tadi malam sebab para anak asuhnya itu telat panas sehingga tidak dapat menunjukan performa yang maksimal.

"Di th. 2014 [Piala Dunia] dan 2017 [Piala Konfederasi] kami sempat mengalami masalah yang serupa."

"Saya rasa memadai normal ketika tim baru jadi menyatu penuh terhadap fase-fase akhir turnamen. Jadi terlalu normal ketika kami memasukan pemain baru kedalam tim sehingga proses penyatuan mereka bersama dengan tim berjalan lebih baik."
Loew juga memastikan keputusannya untuk memainkan Ozil dan mencadangkan Thomas Muller itu sudah tepat kecuali melihat rekam jejak keduanya.

"Saya rasa ini bukan hanya tidak benar Ozil. Beberapa pemain juga tidak bermain seperti biasanya. Saya bakal bertanggung jawab untuk masalah itu tetapi aku pikir kami memiliki tim yang bagus."

"Saya juga jadi Thomas Muller juga tampil kurang memastikan di dua pertandingan awal dan aku mengidamkan memastikan hal itu bersama dengan mencadangkannya."
Terkait gol ke-2 Korea Selatan, Loew menilai ketetapan itu harus diambil sebab timnas Jerman memerlukan gol untuk lolos.

"Pada akhir laga kami mengetahui bahwa kami memerlukan gol, jadi kami terpaksa memajukan para pemain bertahan kami."

"Hal itu mengakibatkan struktur permainan kami makin tidak bagus tetapi kami tidak dapat tunggu dan kami harus mengambil resiko. Kami harus menaruh banyak pemain ke depan untuk mengakses pertahanan mereka.' tandasnya. 
 

Comments

Popular posts from this blog

Inggris Bukan Harry Kane Seorang